Bayi (AKB) adalah angka probabilitas untuk meninggal di umur antara lahir dan 1 tahun dalam 1000 kelahiran hidup. Menurut World Health Organization (WHO) di dunia pada tahun 2016 Angka Kematian Ibu (AKI) sebesar 527.000 jiwa. Sedangkan Angka Kematian Bayi (AKB) di dunia sebesar 10.000.000 jiwa (WHO, 2016). AKI dan AKB merupakan indikator penting dalam mengukur derajat kesehatan suatu negara. Dari hasil Survei Penduduk Antar Sensus tahun 2015, AKI tercatat sebesar 305/100.000 kelahiran hidup (KH Upaya peningkatan derajat kesehatan ibu dan bayi merupakan salah satu bentuk investasi dimasa depan. Salah satu keberhasilan ibu dan bayi, dapat dilihat dari indikator, angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB). menurut world health organization (WHO) tahun 2019. setiap hari pada tahun 2017 810 wanita meninggal, pada akhir tahun mencapai 295.000 orang dari 94% diantaranya terdapat 2015, AKI menunjukkan 305/100.000 KH dan AKB 32/1000 KH, sedangakan menurut SDKI tahun 2012 AKI 359/100.000 KH dan AKB 40/1000 KH. Meskipun mengalami penurunan yang cukup signifikan AKI dan AKB di Indonesia masih tergolong tertinggi di kawasan Asia Tenggara. (Kemenkes RI, 2016) a. penurunan AKI, AKB, dan percepatan perbaikan gizi masyarakat; b. upaya deteksi dini, preventif, dan respons penyakit; dan c. upaya Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). (2) Kefarmasian dan BMHP sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat (3) huruf b terdiri atas: a. pengadaan obat program kesehatan ibu dan anak; b. flyixP.

aki dan akb adalah