AlQuranPedia.Org - Setiap manusia pasti pernah berbuat dosa dan kesalahan, namun pendosa terbaik adalah mereka yang bertaubat atas dosa-dosanya. Bahkan di dalam suatu hadits yang sahih disebutkan bahwa jikalau ada suatu kaum yang tidak melakukan dosa maka akan Allah ganti dengan kaum lain yang berbuat dosa lantas mereka bertaubat. Ini semua menunjukkan bahwa manusia memang tempatnya salah dan keliru. Bila diperhatikan, kata 'manusia' yang dalam bahasa Arab berasal dari kalimat nisyan dengan jamaknya Al-Insaan memiliki makna pelupa. Hal ini menunjukkan bahwa pada prinsipnya manusia itu suka lupa, lalai, salah, dan khilaf. Kiamat tak akan terjadi sampai ada 10 tanda. "Sungguh dajjal itu akan keluar dari sebuah negeri di Timur bernama Khurasan, yang diikuti oleh orang-orang yang wajahnya seperti topeng kepala dari besi yang dipukuli dengan palu." (HR. Tirmidzi) Ali Al Qari menjelaskan, orang-orang yang mengikuti dan menaati dajjal mengacu pada kelompok atau orang-orang aneh dari kalangan umat manusia. "Seandainya kalian tidak berbuat dosa, niscaya Allah benar-benar akan menghilangkan kamu, dan pasti akan mendatangkan suatu kaum yang mereka akan berbuat dosa, lalu mereka akan memohon ampun kepada Allah, lalu Dia akan mengampuni mereka".(Shahih Muslim) Manusia berbuat salah itu memang sudah tabiatnya, tapi yang paling diharapkan oleh Allah dan paling dicintai Allah adalah, taubat dari hambaNya. Berbagai dalil hadis juga menyebutkan bahwa manusa memang tempatnya salah dan lupa. Salah satunya hadis berikut: DQyhTf4.

hadits manusia tempat salah dan dosa