Surat Al Kahfi Ayat 1-10 dengan Arti dan Manfaatnya. Surat Al Kahfi termasuk golongan surat Makiyah dan jumlah ayatnya 110. Surat ini menempati urutan ke-18 dalam Al-Quran. Dinamakan surat Al Kahfi karena mengisahkan tentang beberapa orang pemuda dan anjingnya yang bersembunyi di gua. Mereka lari dari kekejaman penguasa yang berideologi SURAT AL KAHFI AYAT 1 10 BELLA mp3 download 272 MB - 534 MB HD Video 3gp mp4. Surat al-Kahfi ini merupakan surat ke-18 di dalam al-Quran dan tertera dalam dua juz sekaligus yakni juz 15 dan juz 16 dengan jumlah ayat sebanyak 110 ayat. Jumat, 22 Okt 2021 20:30 WIB. Foto: Grandyos Zafna/5 Keutamaan Surat Al Kahfi, Baca Ini Tiap Hari Jumat Yuk! Jakarta -. Keutamaan surat Al Kahfi dapat semakin dimaksimalkan apabila dibaca pada hari Jumat. Pasalnya, membaca surat Al Kahfi merupakan salah satu sunnah yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW tiap hari Jumat. Bacaan Quran Merdu Muhammad TahaSubscribe dan Like jika bermanfaatBerikan tanggapanmu di komentarShare agar kamu dapat pahala kebaikanJazakallah khairanCredi SurahAl Kahfi 1 10 Aarif Billah Words Quotes Surah Al Kahf Words. Simak jugayasin dan surah yasin jawi rumi dan terjemahan Surah yaasin dalam arab dan rumi serta Surat yasin ayat 9 latin: Wa ja'alnaa mim baini aydeehim saddanw-wa min khalfihim saddan fa aghshay naahum fahum laa yubsiroon. Sahabat surat yasin, yBJQ8. 100% found this document useful 1 vote3K views1 pageOriginal TitleSurah Al-Kahfi ayat © All Rights ReservedAvailable FormatsDOCX, PDF or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?100% found this document useful 1 vote3K views1 pageSurah Al-Kahfi Ayat 1-10Original TitleSurah Al-Kahfi ayat to Page You are on page 1of 1Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel the full document with a free trial! Jakarta - Setiap surat di Al-Quran memiliki manfaat bagi kehidupan, termasuk menghafal 10 ayat pertama surat Al Kahfi bisa melindungi diri dari fitnah Dajjal. Hal ini sesuai dengan hadist Rasulullah dari Abu Darda' radhiyallahu 'anhu dalam Hadits Riwayat Muslim nomor 809, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,مَنْ حَفِظَ عَشْرَ آيَاتٍ مِنْ أَوَّلِ سُورَةِ الْكَهْفِ عُصِمَ مِنَ الدَّجَّالِ Artinya Siapa yang menghafal sepuluh ayat pertama dari surat Al-Kahfi, maka ia akan terlindungi dari Dajjal fitnah.Berikut 10 ayat pertama surat Al Kahfi1. اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْٓ اَنْزَلَ عَلٰى عَبْدِهِ الْكِتٰبَ وَلَمْ يَجْعَلْ لَّهٗ عِوَجًا ۜLatin al-ḥamdu lillāhillażī anzala 'alā 'abdihil-kitāba wa lam yaj'al lahụ 'iwajāLatin Segala puji bagi Allah yang telah menurunkan Kitab Al-Qur'an kepada hamba-Nya dan Dia tidak menjadikannya bengkok;2. قَيِّمًا لِّيُنْذِرَ بَأْسًا شَدِيْدًا مِّنْ لَّدُنْهُ وَيُبَشِّرَ الْمُؤْمِنِيْنَ الَّذِيْنَ يَعْمَلُوْنَ الصّٰلِحٰتِ اَنَّ لَهُمْ اَجْرًا حَسَنًاۙLatin qayyimal liyunżira ba`san syadīdam mil ladun-hu wa yubasysyiral-mu`minīnallażīna ya'malụnaṣ-ṣāliḥāti anna lahum ajran ḥasanāArtinya sebagai bimbingan yang lurus, untuk memperingatkan akan siksa yang sangat pedih dari sisi-Nya dan memberikan kabar gembira kepada orang-orang mukmin yang mengerjakan kebajikan bahwa mereka akan mendapat balasan yang baik,3. مَّاكِثِيْنَ فِيْهِ اَبَدًاۙLatin mākiṡīna fīhi abadāArtinya mereka kekal di dalamnya untuk وَّيُنْذِرَ الَّذِيْنَ قَالُوا اتَّخَذَ اللّٰهُ وَلَدًاۖLatin wa yunżirallażīna qāluttakhażallāhu waladāArtinya Dan untuk memperingatkan kepada orang yang berkata, "Allah mengambil seorang anak."5. مَّا لَهُمْ بِهٖ مِنْ عِلْمٍ وَّلَا لِاٰبَاۤىِٕهِمْۗ كَبُرَتْ كَلِمَةً تَخْرُجُ مِنْ اَفْوَاهِهِمْۗ اِنْ يَّقُوْلُوْنَ اِلَّا كَذِبًاLatin mā lahum bihī min 'ilmiw wa lā li`ābā`ihim, kaburat kalimatan takhruju min afwāhihim, iy yaqụlụna illā każibāArtinya Mereka sama sekali tidak mempunyai pengetahuan tentang hal itu, begitu pula nenek moyang mereka. Alangkah jeleknya kata-kata yang keluar dari mulut mereka; mereka hanya mengatakan sesuatu kebohongan فَلَعَلَّكَ بَاخِعٌ نَّفْسَكَ عَلٰٓى اٰثَارِهِمْ اِنْ لَّمْ يُؤْمِنُوْا بِهٰذَا الْحَدِيْثِ اَسَفًاLatin fa la'allaka bākhi'un nafsaka 'alā āṡārihim il lam yu`minụ bihāżal-ḥadīṡi asafāArtinya Maka barangkali engkau Muhammad akan mencelakakan dirimu karena bersedih hati setelah mereka berpaling, sekiranya mereka tidak beriman kepada keterangan ini Al-Qur'an.7. اِنَّا جَعَلْنَا مَا عَلَى الْاَرْضِ زِيْنَةً لَّهَا لِنَبْلُوَهُمْ اَيُّهُمْ اَحْسَنُ عَمَلًاLatin innā ja'alnā mā 'alal-arḍi zīnatal lahā linabluwahum ayyuhum aḥsanu 'amalāArtinya Sesungguhnya Kami telah menjadikan apa yang ada di bumi sebagai perhiasan baginya, untuk Kami menguji mereka, siapakah di antaranya yang terbaik وَاِنَّا لَجَاعِلُوْنَ مَا عَلَيْهَا صَعِيْدًا جُرُزًاۗLatin wa innā lajā'ilụna mā 'alaihā ṣa'īdan juruzāArtinya; Dan Kami benar-benar akan menjadikan pula apa yang di atasnya menjadi tanah yang tandus lagi kering9. اَمْ حَسِبْتَ اَنَّ اَصْحٰبَ الْكَهْفِ وَالرَّقِيْمِ كَانُوْا مِنْ اٰيٰتِنَا عَجَبًاLatin am ḥasibta anna aṣ-ḥābal-kahfi war-raqīmi kānụ min āyātinā 'ajabāArtinya Apakah engkau mengira bahwa orang yang mendiami gua, dan yang mempunyai raqim itu, termasuk tanda-tanda kebesaran Kami yang menakjubkan?10. اِذْ اَوَى الْفِتْيَةُ اِلَى الْكَهْفِ فَقَالُوْا رَبَّنَآ اٰتِنَا مِنْ لَّدُنْكَ رَحْمَةً وَّهَيِّئْ لَنَا مِنْ اَمْرِنَا رَشَدًاLatin iż awal-fityatu ilal-kahfi fa qālụ rabbanā ātinā mil ladungka raḥmataw wa hayyi` lanā min amrinā rasyadāArtinya Ingatlah ketika pemuda-pemuda itu berlindung ke dalam gua lalu mereka berdoa, "Ya Tuhan kami. Berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah petunjuk yang lurus bagi kami dalam urusan kami."Sementara itu, membaca surat Al Kahfi di Jumat juga sunnah dari Nabi Muhammad SAW. Dengan membaca ayat tersebut, seseorang akan diberkahi cahaya antara dia dan hadist riwayat Ad Darimi, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,Arab مَنْ قَرَأَ سُورَةَ الْكَهْفِ لَيْلَةَ الْجُمُعَةِ أَضَاءَ لَهُ مِنَ النُّورِ فِيمَا بَيْنَهُ وَبَيْنَ الْبَيْتِ الْعَتِيقِArtinya Barangsiapa yang membaca surat Al Kahfi pada malam Jum'at, dia akan disinari cahaya antara dia dan Ka' lupa membaca surat Al Kahfi ya! pay/erd Al Kahfi Ayat 1-10 An App for Islamic LearningAl Kahfi Ayat 1-10 is a free Android application developed by Pejuang Senggang, categorized under Lifestyle. The app provides its users with valuable information about the first ten verses of Surat Al Kahfi, including audio and video recitations. The app has a simple and user-friendly interface, making it easy to of the main features of the app is the recitation of Surat Al Kahfi 1-10, available in both audio and video formats. The audio recitation is clear and audible, while the video recitation provides a visual aid for those who prefer it. Another useful feature is the inclusion of the full audio recitation of Surat Al Kahfi, which is a great addition for those who wish to listen to the entire Kahfi Ayat 1-10 is a useful app for those who wish to learn more about the first ten verses of Surat Al Kahfi. It is important to note that all the contents within the app are taken from search engines and if the owner of the content wishes to remove their content from the app, they can contact the developer through email. ٱلْحَمْدُ لِلَّهِ ٱلَّذِىٓ أَنزَلَ عَلَىٰ عَبْدِهِ ٱلْكِتَٰبَ وَلَمْ يَجْعَل لَّهُۥ عِوَجَا ۜArab-Latin al-ḥamdu lillāhillażī anzala 'alā 'abdihil-kitāba wa lam yaj'al lahụ 'iwajāArtinya Segala puji bagi Allah yang telah menurunkan kepada hamba-Nya Al Kitab Al-Quran dan Dia tidak mengadakan kebengkokan di dalamnya;قَيِّمًا لِّيُنذِرَ بَأْسًا شَدِيدًا مِّن لَّدُنْهُ وَيُبَشِّرَ ٱلْمُؤْمِنِينَ ٱلَّذِينَ يَعْمَلُونَ ٱلصَّٰلِحَٰتِ أَنَّ لَهُمْ أَجْرًا حَسَنًاArab-Latin qayyimal liyunżira ba`san syadīdam mil ladun-hu wa yubasysyiral-mu`minīnallażīna ya'malụnaṣ-ṣāliḥāti anna lahum ajran ḥasanāArtinya sebagai bimbingan yang lurus, untuk memperingatkan siksaan yang sangat pedih dari sisi Allah dan memberi berita gembira kepada orang-orang yang beriman, yang mengerjakan amal saleh, bahwa mereka akan mendapat pembalasan yang baik,Mau dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarangPelajaran Menarik Tentang Surat Al-Kahfi Ayat 1-10Terdokumentasi bermacam penjelasan dari kalangan mufassirun terhadap kandungan surat al-kahfi ayat 1-10, sebagiannya seperti berikutAllah menjadikannya kitab yang lurus, tidak ada pertentangan dan kontradiksi di dalamnya; untuk memberikan peringatan kepada orang-orang kafir dari siksaan yang pedih yang berasal dari sisiNya, dan memberi kabar gembira bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan rasulNya yang beramal shalih bahwa sesungguhnya bagi mereka pahala melimpah, yaitu surga. Mereka akan berdiam dalam kenikmatan tersebut, tidak akan pergi terpisah darinya selamanya. Tafsir al-MuyassarTetapi Dia menjadikannya sebagai kitab yang lurus, tidak saling bertentangan dan berbeda, untuk memperingatkan orang-orang kafir akan azab yang sangat pedih dari Allah -yang telah menanti mereka, dan memberikan kabar gembira kepada orang-orang beriman yang mengerjakan amal saleh bahwa mereka akan mendapatkan ganjaran pahala yang baik, yang tidak akan ditandingi oleh jenis ganjaran apapun. Tafsir al-MukhtasharUntuk memperingatkan siksaan yang sangat pedih dari sisi Allah dan memberi berita gembira kepada orang-orang yang beriman, yang mengerjakan amal saleh, bahwa mereka akan mendapat pembalasan yang baik berupa surga dan pahala baik. Tafsir al-Wajizقَيِّمًا sebagai bimbingan yang lurus Makna القيم yakni yang lurus lagi tidak berbelok. Atau sebagai kitab yang menjadi acuan bagi kitab-kitab samawi sebelumnya. لِّيُنذِرَuntuk memperingatkan Yakni memperingatkan orang-orang kafir. بَأْسًا شَدِيدًاsiksaan yang sangat pedih Makna البأس yakni azab. مِّن لَّدُنْهُdari sisi Allah Yakni diturunkan oleh Allah. وَيُبَشِّرَ الْمُؤْمِنِينَ الَّذِينَ يَعْمَلُونَ الصّٰلِحٰتِ أَنَّ لَهُمْ أَجْرًا حَسَنًاdan memberi berita gembira kepada orang-orang yang beriman, yang mengerjakan amal saleh, bahwa mereka akan mendapat pembalasan yang baik Yakni berupa balasan surga yang segala yang ada didalamnya adalah kebaikan. Zubdatut Tafsirمَّٰكِثِينَ فِيهِ أَبَدًاArab-Latin mākiṡīna fīhi abadāArtinya mereka kekal di dalamnya untuk akan kekal abadi dalam ganjaran pahala ini, dan tak akan pernah terputus dari mereka. Tafsir al-Mukhtashar3. Mereka kekal di dalam surga untuk selama-lamanya. Tafsir al-Wajizمّٰكِثِينَ فِيهِ mereka kekal di dalamnya Yakni dalam balasan tersebut yang berupa surga. أَبَدًاuntuk selama-lamanya Tinggal di dalamnya selamanya tanpa terputus. Zubdatut Tafsirوَيُنذِرَ ٱلَّذِينَ قَالُوا۟ ٱتَّخَذَ ٱللَّهُ وَلَدًاArab-Latin wa yunżirallażīna qāluttakhażallāhu waladāArtinya Dan untuk memperingatkan kepada orang-orang yang berkata "Allah mengambil seorang anak".Dan untuk memperingatkan kepada orang-orang musyrik yang berkata, ”Allah mengambil seorang anak. ” Tafsir al-MuyassarDan Al-Qur`ān juga memperingatkan kaum Yahudi, Nasrani dan sebagian kaum musyrikin yang menyatakan, "Allah mengambil seorang anak." Tafsir al-Mukhtashar4. Untuk memperingatkan kepada orang-orang yang berkata bahwa Allah mempunyai anak dan sekutu" Tafsir al-Wajizوَيُنذِرَ الَّذِينَ قَالُوا۟ اتَّخَذَ اللهُ وَلَدًا Dan untuk memperingatkan kepada orang-orang yang berkata “Allah mengambil seorang anak” Mereka adalah orang-orang Yahudi dan Nasrani, serta sebagian orang kafir Quraisy yang menganggap para malaikat adalah anak-anak perempuan Allah. Zubdatut Tafsirمَّا لَهُم بِهِۦ مِنْ عِلْمٍ وَلَا لِءَابَآئِهِمْ ۚ كَبُرَتْ كَلِمَةً تَخْرُجُ مِنْ أَفْوَٰهِهِمْ ۚ إِن يَقُولُونَ إِلَّا كَذِبًاArab-Latin mā lahum bihī min 'ilmiw wa lā li`ābā`ihim, kaburat kalimatan takhruju min afwāhihim, iy yaqụlụna illā każibāArtinya Mereka sekali-kali tidak mempunyai pengetahuan tentang hal itu, begitu pula nenek moyang mereka. Alangkah buruknya kata-kata yang keluar dari mulut mereka; mereka tidak mengatakan sesuatu kecuali musyrikin sama sekali tidak memiliki pengetahuan sedikitpun pada mereka atas apa yang mereka dakwakan bagi Allah, yaitu mengambil seorang anak, sebagaimana para pendahulu mereka yang mereka ikuti. Alangkah parah ungkapan buruk yang keluar dari mulut-mulut mereka. Apa yang mereka ucapkan hanyalah ucapan dusta saja. Tafsir al-MuyassarOrang-orang yang menebarkan fitnah itu sama sekali tidak memiliki pengetahuan dan bukti atas klaim mereka bahwa Allah memiliki anak, begitu pula nenek moyang yang mereka ikuti tidak memiliki pengetahuan tentang itu. Sungguh betapa besar kejelekan kata-kata yang terlontar tanpa ilmu dari mulut mereka, tidaklah mereka menyatakannya kecuali sebagai kedustaan yang tidak berdasar dan tidak pula memiliki bukti. Tafsir al-MukhtasharNamun hanya karena meniru atau dusta. Alangkah buruknya kata-kata yang keluar dari mulut mereka; mereka tidak mengatakan sesuatu kecuali dusta Tafsir al-Wajizمَّا لَهُم بِهِۦ مِنْ عِلْمٍ Mereka sekali-kali tidak mempunyai pengetahuan tentang hal itu Yakni tentang Allah yang menjadikan baginya seorang anak. وَلَا لِاٰبَآئِهِمْ ۚ begitu pula nenek moyang mereka Yakni dan tidak ada dalil yang benar yang menunjukkan hal itu dari para pendahulu mereka. كَبُرَتْ كَلِمَةً تَخْرُجُ مِنْ أَفْوٰهِهِمْ ۚ Alangkah buruknya kata-kata yang keluar dari mulut mereka Karena besarnya keberanian mereka mengucapkan tuduhan itu kepada Allah. إِن يَقُولُونَ إِلَّا كَذِبًاmereka tidak mengatakan sesuatu kecuali dusta Tidak mengandung kebenaran sedikitpun. Zubdatut Tafsirفَلَعَلَّكَ بَٰخِعٌ نَّفْسَكَ عَلَىٰٓ ءَاثَٰرِهِمْ إِن لَّمْ يُؤْمِنُوا۟ بِهَٰذَا ٱلْحَدِيثِ أَسَفًاArab-Latin fa la'allaka bākhi'un nafsaka 'alā āṡārihim il lam yu`minụ bihāżal-ḥadīṡi asafāArtinya Maka apakah barangkali kamu akan membunuh dirimu karena bersedih hati setelah mereka berpaling, sekiranya mereka tidak beriman kepada keterangan ini Al-Quran.Mungkin saja engkau wahai rasul, akan membinasakan dirimu sendiri lantaran kedukaan dan kesedihan akibat penolakan kaummu dan mereka berpaling darimu, ketika mereka belum mau beriman kepada Al-qur’an ini dan mengamalkannya. Tafsir al-MuyassarMaka boleh jadi engkau -wahai Rasul- akan mencelakakan dirimu karena kecewa dan bersedih hati bila mereka tidak beriman kepada Al-Qur`ān ini. Maka janganlah engkau melakukannya sebab pemberian hidayah itu bukanlah tanggung jawabmu, akan tetapi engkau hanya bertugas untuk menyampaikan. Tafsir al-MukhtasharMaka jangan sedih atas sikap mereka sebab tugas utamamu adalah menyampaikan risalah Allah, dan kamu tidak dimintai pertanggungjawaban atas beriman atau tidaknya mereka Tafsir al-Wajizفَلَعَلَّكَ بٰخِعٌ نَّفْسَكَ Maka apakah barangkali kamu akan membunuh dirimu Yakni membinasakan dirimu sendiri. عَلَىٰٓ ءَاثٰرِهِمْsetelah mereka berpaling Yakni setelah keberpalingan mereka. إِن لَّمْ يُؤْمِنُوا۟ بِهٰذَا الْحَدِيثِsekiranya mereka tidak beriman kepada keterangan ini Yakni kepada al-Qur’an. أَسَفًا karena bersedih hati Yakni rasa jengkel atau sedih atas perkataan mereka dan kekafiran mereka yang lain. Yakni maksud dari ayat ini adalah, wahai Muhammad, janganlah kamu terlalu membesarkan urusan ini, sebab tugasmu dalam pengutusan ini adalah agar kamu menyampaikan risalah kepada mereka, dan kamu tidak dituntut untuk memasukkan keimanan ke dalam hati mereka; oleh sebab itu janganlah kamu merusak dirimu karena kesedihan atas kekafiran mereka. Zubdatut Tafsirإِنَّا جَعَلْنَا مَا عَلَى ٱلْأَرْضِ زِينَةً لَّهَا لِنَبْلُوَهُمْ أَيُّهُمْ أَحْسَنُ عَمَلًاArab-Latin innā ja'alnā mā 'alal-arḍi zīnatal lahā linabluwahum ayyuhum aḥsanu 'amalāArtinya Sesungguhnya Kami telah menjadikan apa yang di bumi sebagai perhiasan baginya, agar Kami menguji mereka siapakah di antara mereka yang terbaik kami menjadikan apa yang ada di muka bumi berupa makhluk-mahkluk lain sebagai penghias baginya dan kemanfaatan bagi para penghuninya, agar kami dapat menguji mereka, siapakah dari mereka yang terbaik amalannya dengan taat kepada Kami dan siapakah dari mereka yang paling buruk tindakannya dengan berbuat berbagai macam maksiat. Dan kami akan memberi balasan kepada masing-masing mereka dengan balasan yang sesuai. Tafsir al-MuyassarSesungguhnya Kami telah menjadikan segala apa yang ada di bumi ini berupa makhluk-makhluk yang beragam sebagai perhiasan dan keindahan baginya, dengan tujuan untuk Kami uji mereka; siapakah diantara mereka yang memiliki amalan paling baik lagi diridai Allah, atau siapakah diantara mereka yang memiliki amalan paling buruk, agar setiap dari mereka Kami berikan balasan yang setimpal. Tafsir al-MukhtasharSebagai ujian Kami bagi mereka, siapakah di antara mereka yang terbaik perbuatannya. Sehingga posisi orang musyrik sebagai ujian dan cobaan Tafsir al-Wajizإِنَّا جَعَلْنَا مَا عَلَى الْأَرْضِ زِينَةً لَّهَا Sesungguhnya Kami telah menjadikan apa yang di bumi sebagai perhiasan baginya Yakni dari segala sesuatu yang layak untuk dijadikan perhiasan seperti hewan-hewan, tumbuh-tumbuhan, atau dari benda mati, serta bangunan-bangunan dan perabotan yang Allah ilhamkan kepada manusia untuk membuatnya. لِنَبْلُوَهُمْ أَيُّهُمْ أَحْسَنُ عَمَلًاagar Kami menguji mereka siapakah di antara mereka yang terbaik perbuatannya Yakni agar Kami menguji mereka, apakah orang tersebut baik amalnya atau tidak? Dan siapakah yang paling layak untuk diberi harta, kedudukan, kekuasaan, dan lain sebagainya. Zubdatut Tafsirوَإِنَّا لَجَٰعِلُونَ مَا عَلَيْهَا صَعِيدًا جُرُزًاArab-Latin wa innā lajā'ilụna mā 'alaihā ṣa'īdan juruzāArtinya Dan sesungguhnya Kami benar-benar akan menjadikan pula apa yang di atasnya menjadi tanah rata lagi sesungguhnya Kami benar-benar menjadikan apa yang terdapat di muka bumi dari perhiasan tersebut ketika dunia berakhir berupa tanah yang tanpa tumbuh-tumbuhan sama sekali di dalamnya. Tafsir al-MuyassarDan Kami akan merubah segala apa yang ada di atasnya berupa makhluk-makhluk yang beragam menjadi tanah yang tandus lagi kosong dari tumbuhan, dan ini akan terjadi setelah berakhirnya masa kehidupan makhluk-makhluk ini, sebab itu mereka manusia hendaknya mengambil pelajaran darinya. Tafsir al-Mukhtashar8. Sesungguhnya pada hari kiamat kelak Kami benar-benar akan menjadikan apa yang di atasnya menjadi tanah rata lagi tandus tanpa tanaman dan hiasan Tafsir al-Wajizوَإِنَّا لَجٰعِلُونَ مَا عَلَيْهَا Dan sesungguhnya Kami benar-benar akan menjadikan pula apa yang di atasnya Yakni menjadikan perhiasan ini ketika telah habis umur dunia. صَعِيدًاmenjadi tanah rata Yakni menjadi tanah. جُرُزًاlagi tandus Yang tidak terdapat tanaman dan perhiasan di atasnya. Seperti kebun yang habis dimakan belalang. Zubdatut Tafsirأَمْ حَسِبْتَ أَنَّ أَصْحَٰبَ ٱلْكَهْفِ وَٱلرَّقِيمِ كَانُوا۟ مِنْ ءَايَٰتِنَا عَجَبًاArab-Latin am ḥasibta anna aṣ-ḥābal-kahfi war-raqīmi kānụ min āyātinā 'ajabāArtinya Atau kamu mengira bahwa orang-orang yang mendiami gua dan yang mempunyai raqim itu, mereka termasuk tanda-tanda kekuasaan Kami yang mengherankan?Janganlah engaku wahai rasul, menyangka bahwa sesungguhnya kisah para penghuni gua itu dan batu pualam yang tertulis di atasnya nama-nama mereka termasuk tanda-tanda Kami yang menakjubkan lagi aneh. sebab, penciptaan langit dan bumi dan segala isinya lebih menakjubkan dari kisah itu. Tafsir al-MuyassarDan jangan sekali-kali engkau menyangka -wahai Rasul- bahwa kisah para penghuni gua, dan batu bersurat yang tertulis padanya nama-nama mereka merupakan mukjizat dan tanda-tanda kebesaran Kami yang sangat menakjubkan, akan tetapi mukjizat lainnya lebih menakjubkan dari itu seperti penciptaan langit dan bumi. Tafsir al-MukhtasharMereka termasuk tanda-tanda kekuasaan Kami yang menakjubkan? Ayat dan kisah ashabul kahfi ini turun ketika kaum Qurays bertanya kepada Nabi tentang tiga hal, diantaranya tentang menghadapi orang Yahudi. Tafsir al-Wajizأَمْ حَسِبْتَ أَنَّ أَصْحٰبَ الْكَهْفِ وَالرَّقِيمِ كَانُوا۟ مِنْ ءَايٰتِنَا عَجَبًا Atau kamu mengira bahwa orang-orang yang mendiami gua dan yang mempunyai raqim itu, mereka termasuk tanda-tanda kekuasaan Kami yang mengherankan? Yakni wahai Muhammad apakah kamu mengira hanya mereka ayat-ayat Kami yang menakjubkan? Janganlah kamu mengira demikian, sebab seluruh ayat-ayat Kami menakjubkan, dan ada yang lebih menakjubkan dari cerita mereka. Kata الرقيم adalah nama dari sebuah lembah atau negeri, atau papan yang tertulis diatasnya nama-nama mereka. Zubdatut Tafsirإِذْ أَوَى ٱلْفِتْيَةُ إِلَى ٱلْكَهْفِ فَقَالُوا۟ رَبَّنَآ ءَاتِنَا مِن لَّدُنكَ رَحْمَةً وَهَيِّئْ لَنَا مِنْ أَمْرِنَا رَشَدًاArab-Latin iż awal-fityatu ilal-kahfi fa qālụ rabbanā ātinā mil ladungka raḥmataw wa hayyi` lanā min amrinā rasyadāArtinya Ingatlah tatkala para pemuda itu mencari tempat berlindung ke dalam gua, lalu mereka berdoa "Wahai Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami ini".Ingatlah wahai rasul ketika sejumlah pemuda yang beriman kepada Allah mencari tempat berlindung ke dalam gua, karena takut menghadapi fitnah dari kaum mereka yang dilancarkan kepada mereka dan paksaan terhadap mereka untuk menyembah berhala-berhala. Mereka berkata, ”wahai tuhan kami, berikanlah kepada kami rahmat dari sisiMu untuk meneguhkan kami dengannya dan melindungi kami dari keburukan. Dan mudahkanlah bagi kami jalan yang benar yang mengantarkan kami untuk melakukan apa yang Engkau cintai, sehinga kami menjadi manusia-manusia yang lurus, bukan orang-orang yang sesat. Tafsir al-MuyassarIngatlah -wahai Rasul- tatkala beberapa pemuda yang beriman melarikan diri untuk mencari perlindungan demi menyelamatkan agama mereka, lalu mereka menghaturkan doa, "Wahai Tuhan kami! Berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dengan mengampuni dosa-dosa kami, dan menyelamatkan kami dari makar musuh-musuh kami, serta jadikanlah iman kami dan hijrahnya kami dari orang-orang kafir sebagai petunjuk dan sikap istikamah menuju jalan kebenaran." Tafsir al-Mukhtashar10. Ingatlah tatkala para pemuda Ashabul Kahfi itu mencari tempat berlindung ke dalam gua agar terhindar dari fitnah, lalu mereka berdoa "Wahai Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu secara khusus, yaitu ampunan di akhirat, dan keamanan dari musuh, rizki di dunia, serta mudahkanlah kami mendapat petunjuk yang lurus yang Engkau ridhai dan restui dengan memisahkan diri dari orang kafir" Tafsir al-Wajizإِذْ أَوَى الْفِتْيَةُ Ingatlah tatkala para pemuda itu mencari tempat berlindung Yakni para pemuda ashabul kahfi. فَقَالُوا۟ رَبَّنَآ ءَاتِنَا مِن لَّدُنكَ رَحْمَةً lalu mereka berdoa “Wahai Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu Yakni rahmat yang hanya datang dari Engkau, yang berupa ampunan di akhirat, keamanan dari musuh, dan rezeki di dunia. وَهَيِّئْ لَنَا مِنْ أَمْرِنَا رَشَدًاdan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami Yakni dan perbaikilah urusan yang kami lalui ini, yaitu dalam meninggalkan orang-orang kafir. Zubdatut Tafsir Mau dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang Demikian berbagai penjelasan dari kalangan ahli ilmu mengenai kandungan dan arti surat al-kahfi ayat 1-10 arab, latin, artinya, moga-moga berfaidah untuk kita semua. Support dakwah kami dengan mencantumkan backlink ke halaman ini atau ke halaman depan

download surat al kahfi ayat 1 10